Saturday, June 29, 2013

MENYIA-NYIAKAN PANGGILAN (2)

Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 29 Juni 2013 -

Baca:  Efesus 1:15-23

"Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus,"  Efesus 1:18

Yudas Iskariot dan juga ratu Wasti sesungguhnya adalah orang-orang yang sangat istimewa dan beroleh panggilan hidup yang luar biasa.  Sayang seribu sayang, mereka kurang menghargai panggilan Tuhan dalam hidupnya sehingga mereka tidak dapat menjalankan tugas dalam panggilannya secara maksimal.

     Yudas Iskariot adalah salah satu dari 12 murid yang dipanggil oleh Yesus sendiri.  "Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan."  (Matius 10:1).  Sebagai orang pilihan Tuhan ia diperlengkapi kuasa untuk mengusir roh-roh jahat, menyembuhkan segala penyakit dan juga kelemahan tubuh lainnya.  Modal yang sangat luar biasa!  Sebagai rasul, hari-hari Yudas Iskariot terasa istimewa karena selalu dekat dengan Tuhan.  Ia termasuk murid yang diutus berdua-dua memberitakan Injil Kerajaan Allah.  Ia memulai pelayanannya dengan baik.  Tetapi suatu saat tipu daya kekayaan telah menyilaukan hatinya sehingga ia berani mengkhianati Yesus.  "Apa yang hendak kamu berikan kepadaku, supaya aku menyerahkan Dia kepada kamu?" Mereka membayar tiga puluh uang perak kepadanya."  (Matius 26:15).  Ia rela menjual Tuhannya hanya dengan 30 keping perak, yang saat itu adalah sama dengan harga seorang budak.  Yudas Iskariot lebih memilih 'mamon' dari pada Tuhan dan tidak lagi mengerjakan panggilan hidupnya.  Akhir kehidupan Yudas Iskariot pun sangat mengenaskan, ia frustasi dan gantung diri.

     Kemudian ratu Wasti.  Sebagai permaisuri, Wasti hidup berkelimpahan, tidak kekurangan apa pun.  Namun ia kurang bisa mensyukuri keadaannya dan lebih memilih mencari kesenangan pribadi.  Ia lupa, bukan karena kecantikannya yang membuatnya dipilih menjadi ratu di kerajaan besar, namun karena kasih karunia Tuhan.  Dengan mudahnya ratu Wasti menolak undangan raja Ahasyweros yang disampaikan sida-sida kepadanya yang membuat raja sangat murka sehingga mahkotanya sebagai ratu dicopot.

Jangan pernah sia-siakan panggilan Tuhan dalam hidupmu!

1 comment: